BANJAR, RADSIK – Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan produksi air bersih milik Perumdam Tirta Anom Kota Banjar kurang optimal. Pasalnya, meluapnya air Sungai Citanduy di bagian hulu karena intensitas hujan menyebabkan mulut intake menuju saluran instalasi pengolahan air tersumbat sampah dan mengalami sedimentasi.

“Produksi air bersih saat ini kurang optimal karena ada dampak dari cuaca ekstrem. Sering meluapnya aliran air Sungai Citanduy menyebabkan terganggunya instalasi pengolahan air, karena intakenya sering tersumbat oleh sampah dan juga terjadi sedimentasi lumpur sungai,” kata Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda Tirta Anom, Yog Yazid, Kamis (3/11/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: