CIHIDEUNG, RADSIK – Beralihnya lapak sementara waktu tidak seluruhnya diikuti pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di Jalan Cihideung. Beberapa di antaranya meliburkan diri lantaran tidak kebagian lahan untuk menjajakan dagangannya.

Hal itu diungkapkan Ketua PKL Cihideung Adang Sutiana. Menurutnya, di Jalan Pasar Wetan dan Sukawarni tidak semua anggotanya mendapat areal untuk berdagang. Baru bisa ditempatkan sekitar 100 lapak bagi anggota dari simpang Cihideung menuju arah Kelurahan Yudanegara. “Termasuk yang semula berjualan di emperan toko dan emper mal. Kita mendapat larangan, karena dianggap menghalangi mal,” tuturnya kepada Radar, Minggu (31/7/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: