JAKARTA, RADSIK – Akses pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat masih jadi isu strategis. Sekelompok masyarakat dinilai masih rawan tersingkir dari dunia pendidikan dan pembelajaran.

Presiden Asosiasi Pendidikan Dasar dan Dewasa Asia Pasifik Selatan (ASPBAE) Nani Zulminarni mengatakan ada enam faktor pemicu tersingkirnya masyarakat dari dunia pendidikan.

Nani mengatakan pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat adalah hak dari masyarakat di manapun.

“Sejatinya terdapat enam situasi di mana seseorang dapat tersingkirkan dari proses pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat,” katanya dalam forum seminar Urban-20 (U20) Side Event bertema Enabling Cities, Caring Cities yang diselenggarakan secara hibrid oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Selasa (30/8/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: