Perawatan Armada Sampah Kota Tasikmalaya Diambil Alih Siswa SMK Managga Pratama

armada
Armada sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya diistirahatkan sementara di halaman kantor dinas beberapa waktu lalu. (Ayu Sabrina B/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Armada pengangkut sampah, punya peran vital dalam distribusi limbah domestik dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Menjadi masalah besar ketika kendaraan operasional harian itu mengalami kerusakan.

Seperti yang terjadi di Kota Tasikmalaya beberapa waktu yang lalu. Sampah di TPS menggunung akibat truk sampah yang rusak dan tidak bisa beroperasi.

Untuk mengatasi masalah ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya harus melakukan perbaikan secara bertahap lantaran anggaran yang tersedia untuk operasional sampah tidak memadai. Termasuk untuk merawat kendaraan.

Baca Juga:Relawan BHC Deklarasikan Dukungan Milenial untuk BambangRumpun Music Project Tasikmalaya Gelar Dialog Interaktif dan Santunan pada Anak Yatim

Kini DLH menemukan solusi baru. Mereka bekerjasama dengan SMK Manangga Pratama untuk perawatan kendaraan operasional. Para pelajar jurusan otomotif akan menjadi teknisi untuk melakukan pemeliharaan dan memperbaiki setiap kendaraan yang rusak.

“Dengan DLH kita ada MoU untuk maintenance perawatan perbaikan kendaraan operasional yang ada di LH,” kata Kepala SMK Manangga Pratama, Japar Solihin.

Ia menjelaskan bahwa DLH menyampaikan harapan kepada anak didiknya itu, untuk membantu perbaikan sejumlah kendaraan operasional sampah, yang lapuk dan rusak.

“Kita disediakan tempat di sana untuk mereparasi. Teknisi dari anak-anak Manangga,” ucapnya.

Meski tak dijanjikan benefit materi besar, Japar mengatakan bahwa kepercayaan tersebut sangat berarti bagi pembelajaran peserta didiknya.

“Anak harus punya pengalaman dalam praktikum. Di sekolah kan hanya itu-itu saja. Mereka harus banyak bertemu permasalahan, supaya terbiasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana membenarkan kerjasama dengan SMK Manangga Pratama itu. Sebelumnya pun, tim inovator motor penyapu juga diberikan dari sana.

Baca Juga:Waduh! Penggunaan Basa Sunda Kurang Diminati Anak Muda TasikmalayaTukang Kredit Ini Tertimbun Longsor Cikijing-Kuningan, Baru Ditemukan Setelah 25 Hari Terkubur

Nantinya petugas kebersihan, khususnya penyapu di jalan akan dibantu oleh mesin otomatis tersebut.

“Iya rencananya akan seperti itu,” ujar Feri kepada Radar, pada Selasa, 2 April 2024.

Diketahui Bidang Pengelolaan Sampah DLH, diberikan dana sebesar Rp13 Miliar untuk mengurus TPA, TPS, dan seluruh operasional penanganan limbah domestik itu.

“Sangat kurang. Kita cuman cukup BBM hanya sampai bulan September karena tahun ini anggaran kami dipotong besar. Ya mungkin untuk Pemilu atau apalah saya tidak tahu. Jadi kalau tidak ada penambahan nanti ya saya tidak tahu bagaimana,” kata Deni Diyana pertengahan Februari lalu. (Ayu Sabrina)

0 Komentar