CIAMIS, RADSIK – Dampak pandemi Covid-19 pun masih dirasakan pengusaha angkutan umum. Kondisi itu pun diperparah setelah pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Sekretaris Organisasi  Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Ciamis Ekky Brata Kusuma mengatakan, memang semenjak Covid-19 bukan pengusaha angkutan umun saja yang lesu, namun usaha lainnya juga ikut terdampak. Apalagi untuk pergi keluar kota pun saat pandemi sangat sulit, sehingga berpengaruh besar terhadap angkutan umum.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: