Terpisah, kuasa hukum AT, M Ihsan Suryanegara SH menuturkan bahwa kliennya saat ini sudah bersikap kooperatif. Pihaknya berharap penahanan terhadap kliennya bisa ditangguhkan. “Kami masih menunggu respons dari Kejaksaan,” ucapnya kepada Radar, Rabu  (18/8/2022).

Disinggung soal AT yang diduga melakukan proyek fiktif, menurut Ihsan kliennya sudah melaksanakan pekerjaan tersebut. Hanya saja ada kekeliruan dalam hal pengerjaan administrasi. “Persoalan dalam administrasinya,” terangnya.

Disinggung adanya itikad AT yang mengembalikan kerugian negara, Ihsan mengaku hal itu terlalu dalam pada materi perkara. Dia pun belum bisa banyak memberikan penjelasan sebelum proses persidangan. “Kita lihat saja nanti setelah di persidangan,” ucapnya.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: