Penantian Panjang Berakhir, Masjid Al-Hidayah di Pancadarma Tuntas Direnovasi Setelah 8 Bulan

masjid al-hidayah
Pengurus DKM Al-Hidayah meresmikan masjid yang baru selesai direnovasi dengan waktu hingga 8 bulan. (Ayu Sabrina B/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Warga Pancadarma, RW 11, Lengkongsari, Kota Tasikmalaya sumringah. Masjid Al-Hidayah yang telah lama menjalani renovasi akhirnya tuntas dan bisa kembali digunakan.

Tak kurang dari 8 bulan renovasi dilakukan. Waktu yang lama ini dikarenakan warga harus mengumpulkan uang secara swadaya untuk merenovasi masjid yang telah berdiri sejak tahun 1986 itu.

Sejak pertama kali berdiri, renovasi baru dilakukan kali ini. Pekerjaan pembangunan ulang masjid dimulai pada tahun 2023 dan akhirnya diresmikan pada Selasa (16/01/2024). Secara keseluruhan dana swadaya yang dihabiskan untuk membangun ulang masjid berkapasitas 150 orang ini mencapai Rp 411 juta.

Baca Juga:Pengamat Sarankan Sektor Pendapatan Kota Tasikmalaya Dievaluasi, Semua Pungutan Pajak Harus OnlinePeran Perempuan dalam Rumah Tangga Lebih dari Sekadar Pendamping Suami

Ketua RW 11, Nia Kurnia, berharap revitalisasi masjid itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh warga.

Bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga jadi tempat memberikan bimbingan keagamaan kepada warganya.

Terutama kalangan anak-anak dan remaja. Masjid harus menjadi tempat mitigasi atau pencegahan kenakalan remaja. Salah satunya dengan menanamkan nilai-nilai religiusitas melalui kegiatan di masjid.

“Saat ini banyak viral kenakalan remaja seperti bullying terus juga yang paling berbahaya adalah geng motor. Bahkan kita harus bisa mencegah remaja mendekati narkoba. Itu bisa didorong dari kegiatan positif, salah satunya kegiatan keagamaan yang dilakukan di masjid,” kata Nia saat peresmian Masjid Al-Hidayah, Selasa (16/1/2024).

Masjid menurutnya bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat perkembangan peradaban Islam. Keberadaan masjid harus dapat memperkuat spiritualitas masyarakat sehingga mereka dapat menjaga diri dari perbuatan keji dan munkar.

Termasuk para remaja yang sangat membutuhkan bimbingan spiritual agar mereka terhindar dari perilaku buruk seperti yang belakangan marak terjadi.

Mulai dari melakukan kekerasan jalanan seperti tawuran, sampai tindak kriminalitas. Tidak heran, masyarakat menaruh harapan penuh atas selesainya renovasi masjid tersebut.

Baca Juga:Keinginan Pemkot Tasikmalaya Buka Rute Kereta Api Tasik-Jakarta Belum Direspon PT KAITak Lagi Nyaman, Berjalan di Trotoar Kota Tasikmalaya Kini Makin Banyak Rintangannya

“Harapan kami, kegiatan akan meningkat terutama dari jumlah jamaahnya. Kita targetkan anak dan remaja bisa aktif ikut,” ujar Endang Hilman, Ketua DKM Al-Hidayah.

Biasanya, Endang menjadwalkan kajian rutin sebanayak 3 kali yakni pengajian setiap pekan, setiap bulan, hingga pengajian yang fokus membaca Al-Quran.

0 Komentar