Pembangunan Septic Tank Komunal di Tasikmalaya Disorot Warga

Pembangunan Septic Tank Komunal di Tasikmalaya Disorot Warga
Lokasi pembangunan septic tank yang menjadi sorotan warga di Bojong Tritura Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes yang materialnya terbuang ke sungai Cidukuh.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pembangunan Septic Tank komunal di Bojong Tritura Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes disorot warga. Pasalnya materialnya banyak terbuang ke sungai dan membuat pendangkalan.

Lokasi pembangunan septic tank komunal itu sendiri berada di sungai Cidukuh yang menjadi perbatasan RW 5 dan RW 6. Di mana sungai tersebut menjadi salah satu objek pembersihan dari komunitas pegiat lingkungan.

Ketua RW 5 Yogi S mengatakan bahwa pengerjaan proyek tersebut seharusnya bisa memperhatikan dampak kepada sungai. Namun faktanya banyak material yang terbuang ke sungai dan menimbulkan pendangkalan. “Ini kan jadi berdampak pada kondisi sungai,” tuturnya kepada Radartasik.id, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga:Penyediaan Venue Untuk Event Konser Musik di Tasikmalaya Jangan Asal-AsalanLapak Gratis UMKM di Pameran Gelar Produk Puspa Kriya 2023 Akan Ditempati Bergilir

Apalagi, material yang berjatuhan ke sungai itu membuat sampah di sungai menjadi tersangkut dan menumpuk di lokasi. Tentunya hal itu menjadi persoalan bagi warga. “Karena banyak material, sampah jadi nyangkut di sini,” tuturnya.

Secara lokasi, lanjut Yogi, memang berada di wilayah RW 6. Namun efek terhadap sungainya berdampak pada warga di lingkungannya juga. “Apalagi komunitas dan warga rutin membersihkan sungai itu, kalau begini upaya kami jadi sia-sia,” katanya.

Pihaknya pun sempat mengadukan persoalan tersebut ke pemerintah setempat. Supaya material yang terbuang ke sungai bisa diangkat lagi supaya tidak menimbulkan pendangkalan. “Ya harus dikeruk lagi,” terangnya.

Informasi yang dia dapat, pembangunan itu merupakan program dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Pihaknya juga menilai aneh karena pembangunannya dilakukan di sempadan sungai. “Informasinya pekerjaan dari PUTR,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya H Dudi Mulyadi mengatakan bahwa pembangunan septic tank komunal di lokasi itu merupakan bantuan dari kementrian. Namun pekerjaan teknisnya dilakukan secara swadaya oleh warga setempat. “Nanti kami cek, karena secara teknis pekerjaannya dilaksanakan oleh warga setempat,” tuturnya.(*)

0 Komentar