Pembangunan Jalan Baru Ibrahim Adjie Lanjut, Target Sebelum Tahun Baru Tuntas

GARUT, RADARTASIK.ID – Pembangunan Jalan Baru Ibrahim Adjie yang sempat terhenti kembali diteruskan. Menyambungkan sisa jalan sejauh 400 meter di kawasan tanah BKSDA.

Meskipun Jalan Baru Ibrahim Adjie sudah bisa dilewati kendaraan namun, sebagian jalan masih beralas batu dan kerikil, sehingga membuat para pengendara lebih memilih jalan lebih mulus.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut Luna Aviantrini mengatakan, kelanjutan pembangunan Jalan Baru Ibrahim Adjie menelan anggaran Rp 2,5 miliar. “Jalan Ibrahim Adjie dilanjutkan lagi di perubahan ini,” ucapnya, Jumat 24 November 2023.

Baca Juga: Jalan Baru Ibrahim Adjie Kabupaten Garut Kerap Dijadikan Tempat Balapan Liar, Ini Respon Kadishub

Ia menyebut, sisa jalan yang akan dibangun sepanjang 400 meter. Namun demikian anggaran yang digunakanan untuk menyelesaikan satu jalur dulu. “Untuk satu jalur dulu 7 meter dari 14 meter badan jalan yang direncanakan,” kata Luna Aviantrini.

Luna Aviantrini berharap pembangunan Jalan Baru Ibrahim Adjie lancar, sehingga masyarakat bisa segera menikmati jalan tersebut.

“Tentunya harapan ke depan ini semua berjalan dengan baik, tidak ada hambatan lagi, sehingga masyarakat benar benar-benar bisa memanfaatkan jalan itu dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Baca Juga: Dewan Sebut Sekolah Swasta Boleh Meminta Sumbangan, Tapi Pemkab Garut Harus Hadir

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan, pembangunan jalan ditargetkan selesai sebelum tahun baru. “Iya sebelum tahun baru selesai,” ucapnya.

Pembangunan Jalan Baru Ibrahim Adjie Alternatif Hindari Macet

Jalan Ibrahim Adjie menjadi jalan baru yang bisa digunakan masyarakat maupun wisatawan yang datang untuk menghindari kemacetan di kawasan Alun-Alun Tarogong.

Ia menyebut, jalan tersebut menyuguhkan pemandangan alam menakjubkan. Di sekeliling jalan, pengguna jalan bisa melihat Gunung Guntur, Gunung Cikuray, dan Gunung Papandayan.

Salah satu penggunana jalan Anggana mengatakan, pengguna jalan sudah bisa melewati Jalan Ibrahim Adjie sampai ke perempatan Sigobing.

Namun, kata Anggan, sebagian jalan masih bebatuan dan pasir. “Udah bisa lewat sebetulnya sampe ke Sigobing cuma jalannya masih bebatuan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *