SINGAPARNA, RADSIK – Pembangunan Alun-Alun Singaparna yang sudah dibangun sejak September 2022 lalu hingga saat ini masih dalam proses pengerjaan. Sehingga bisa selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak kerja.

 

Kepala Bidang Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Teguh melalui Fungsional Jasa Kontruksi Agus Hermawanto mengatakan, warga Kabupaten Tasikmalaya bakal memiliki Taman Alun-Alun Singaparna yang di desain dengan cukup indah dengan berbagai fasilitas yang sangat memadai.

 

“Sekarang pembangunan fasilitas umum bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang menyerap anggaran Rp 10 miliar ini, masih proses pengerjaan, baru mencapai 66 persen. Mudah-mudahan dapat selesasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya kepada Radar, Senin (28/11/2022).

 

Teguh mengungkapkan, Taman Alun-Alun Singaparna akan tampak berbeda dari sebelumnya. Akan ada penambahan fasilitas, di antaranya jogging track, area resapan air dan taman, area bermain anak dan pertunjukkan, pos terpadu dan Satpol PP.

 

Selain itu, akan ada gerbang utama, akses sekunder, plaza lokomotif, plaza budaya, lokomotif dan juga akan ada penambahan area Bloombak Taman Perdu, rumput sintetis dan ornamen batik dan taman perdu. Taman Alun-Alun Singaparna ini, merupakan taman kota yang diharapkan bisa mengubah muka Singaparna.

 

Setelah pembangunan selesai, Taman Alun-Alun Singaparna tidak lagi jenuh dilihat oleh masyarkat Kabupaten Tasikmalaya. ”Sesuai dengan tujuan pembangunan ulang Taman Alun-Alun Singaparna itu, sebagai ciri khas gerbang daerah Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya. (obi)

%d blogger menyukai ini: