Pemanfaatan GCC Belum Jelas

Pemanfaatan GCC Belum Jelas
0 Komentar

CIHIDEUNG, RADSIK – Pembangunan Gedung Creative Center (GCC) hampir selesai. Sesuai target, bangunan itu harus sudah rampung pada Desember 2022. Akan tetapi, sampai saat ini Pemkot Tasikmalaya belum punya gambaran pasti tentang pemanfaatan sarana tersebut.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Ahmad Junaedi Shakan juga mengaku belum mendapat informasi tentang rencana pemanfaatan GCC. Sepengetahuannya sarana itu akan dikelola oleh Disporabudpar. “Sejauh ini (infonya) baru sebatas akan dikelola oleh Disporabudpar,” ungkapnya kepada Radar, Senin (27/12/2022).

Dia menuturkan secara umum gedung tersebut memang ditujukan untuk mewadahi orang-orang kreatif. Akan tetapi kreativitas punya makna yang luas. Dari mulai produk UMKM, kegiatan kesenian dan lainnya. “Jadi harus jelas arahnya, kreativitas seperti apa yang akan diwadahi,” tuturnya.

Baca Juga:Kendalikan TPS Liar, Pemkot Sebar SpandukAktifkan Kembali Aturan Tamu Wajib Lapor

[membersonly display=”Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik” linkto=”https://radartasik.id/in” linktext=”Login”]

Mengingat pembangunannya segera selesai, Pemkot seharusnya sudah punya rencana pemanfaatannya. Karena hal itu sejalan dengan pengisian sarana penunjang seperti halnya interior dan lainnya. “Kan harus disesuaikan kebutuhan penunjang dengan pemanfaatan ke depannya,” katanya.

Ketika belum ada rencana teknis pemanfaatannya, artinya bangunan itu akan dibiarkan sementara. Tentunya hal itu kurang bagus, apalagi jika sampai dibiarkan terlalu lama. “Kalau dibiarkan bisa nantinya jadi tidak terpakai, atau malah jadi memicu perselisihan karena banyak pihak yang berebut untuk mengekspresikan kreativitasnya,” terangnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan menuturkan bangunan GCC tidak akan bisa langsung digunakan setelah rampung. Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) akan melakukan pengecekan lebih dulu terhadap hasil pekerjaan. “Harus dicek dulu oleh Dinas PUTR,” ucapnya.

Ditanya soal rencana pemanfaatannya, H Ivan belum bisa memberi gambaran. Hal itu akan dibahas lebih lanjut. “Nanti akan dibahas dulu,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, GCC merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah pimpinan Gubernur Ridwan Kamil di tahun 2019. Pembangunan gedung tersebut ditujukan untuk mengakomodir kreativitas warga Kota Tasikmalaya.

Proses pembangunan sempat mangkrak selama kurang lebih dua tahun. Salah satunya efek refocusing anggaran saat pandemi covid-19. Kala itu banyak alokasi anggaran pemerintah yang digeser. Termasuk anggaran pembangunan GCC. Tahun 2022, barulah pembangunan fisik itu dilanjutkan dan akan segera rampung bulan ini. (rga)

0 Komentar