TASIK, RADSIK – Kelompok geng motor seyogianya insyaf sebelum ditindak petugas. Seluruh polres di Jawa Barat kini serempak menggelar operasi dengan sandi Libas Lodaya.

Operasi yang menitikberatkan pada keamanan, ketertiban dan kelancaran di masing-masing kota ini, seiring masih terjadinya tindak kekerasan di jalanan termasuk aksi geng motor. Aksi para begundal jalanan ini meresahkan masyarakat.

Seperti langkah Polres Tasikmalaya Kota telah melakukan patroli gabungan sejak Sabtu hingga Minggu (28-29/5/2022) dini hari.

Patroli gabungan melibatkan Personel Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya, 10 Personel Kodim 0612 Tasikmalaya, 10 Personel Sat Brimob Batalyon D Polda Jabar dan puluhan personel Polres Tasikmalaya Kota.

Dalam operasi gabungan ini petugas mengamankan sedikitnya 25 unit motor berknalpot bising. Mereka tengah nongkrong di sejumlah titik kawasan Kota Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan melalui Kasat Samapta AKP Sunarto mengatakan, operasi Libas Lodaya 2022 ini dengan sasaran pencurian kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

”Selain pelaku curat, curas, dan curamor juga pelaku kejahatan jalanan termasuk geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat menjadi sasarannya,” tuturnya.

Terbaru di Kabupaten Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya mendukung gabungan empat klub motor untuk mendeklarasikan penolakan eksistensi geng motor.

Deklarasi disaksikan langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR.

Empat klub motor memegang empat pilar deklarasi. Pertama mengecam dan menolak aksi-aksi geng motor serta kelompok berandalan bermotor di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Kedua, siap mendukung dan membantu kepolisian dalam memberantas geng motor, aksi berandalan bermotor, dan kejahatan jalanan.

Ketiga siap membubarkan geng motor dan kelompok berandalan bermotor yang meresahkan masyarakat.

Dan keempat siap menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Sementara di Kota Banjar, langkah yang sama dilakukan petugas Polres Banjar. Kapolres Banjar AKBP

Ardiyaningsih SIK MSi tampak turun langsung pada Minggu (29/5) dini hari.

Melalui Ps Kasubsi Penmas Aipda Nandi Darmawan SH mengatakan, operasi skala besar ini dilakukan secara mobile.

”Kita lakukan operasi dengan sasaran lokasi rawan premanisme, kejahatan jalanan dan miras,” kata dia kepada wartawan.

Selama melaksanakan operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Kemudian 15 kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing atau knalpot bising turut diamankan.

”Semua kendaraan yang diamankan tersebut dibawa ke Makopolres Banjar sebagai barang bukti,” tuturnya. (red)

%d blogger menyukai ini: