TASIK, RADSIK – Rendahnya literasi Indonesia, ada hubungan erat dengan sering diabaikan perpustakaan. Dengan demikian, membuat kuantitas ataupun minat membaca Indonesia yang masih tertinggal oleh negara lain.

Hal itu disampaikan Ketua Prodi PGSD-UPI Kampus Tasikmalaya Dr Dian Indihadi MPd kepada Radar, Senin (23/1/2023).

Kata Indihadi, peran penting institusi pendidikan dalam gerakan literasi sekolah, khusus sekolah dasar (SD) harus digencarkan. Utamanya dalam memfasilitasi siswa dalam sarana membaca, misalnya ketersediaan perpustakaan.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: