Nataru, Booking Kamar Belum Signifikan

Nataru, Booking Kamar Belum Signifikan
0 Komentar

PANGANDARAN, RADSIK – Penurunan jumlah pengunjung wisata akhir-akhir ini ternyata berpengaruh pada penginapan di Pantai Barat Pangandaran. Booking penginapan untuk momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 pun belum terlihat signifikan.

Pengelola Penginapan Sinar Rahayu 3 Asep Saefullah mengatakan, sejak beberapa minggu ini kunjungan seperti mengalami penurunan. “Mungkin dampak dari informasi bencana alam, mulai dari gempa Cianjur sampai berita hoaks,” ujarnya kepada wartawan di Sinar Rahayu 3, Rabu (21/12/2022).

Bahkan, kata dia, banyak konsumen yang membatalkan booking. Padahal sudah beberapa bulan ke belakang memesan kamar. “Yang tadinya booking tiga bulan ke belakang sekarang ini hampir setengahnya banyak yang di-cancel,” katanya.

Baca Juga:Wisata Buatan Jadi Potensi UnggulanCabor Petanque Akan Dijadikan Sport Tourism

[membersonly display=”Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik” linkto=”https://radartasik.id/in” linktext=”Login”]

Selain di-cancel, ada juga yang mengurangi pesanan kamar. Tadinya 30 kamar yang dipesan, kini menjadi 15 kamar. “Kebanyakan mereka ketakutan dengan informasi yang beredar di media sosial. Seperti ada yang mau tsunami karena banyak terjadi gempa dan sebagainya,” tuturnya.

Dia pun menyebut, momen ibur Natal dan Tahun Baru biasana menjadi masa ‘panen’ pengusaha hotel dan penginapan. Kamar biasanya sudah penuh sejak dua bulan sebelumnya. “Tapi hari ini, di kita kamar AC saja dari 41 kamar itu baru di-booking 21 kamar. Kemudian, non AC dari 20 kamar itu baru di-booking 16 kamar,” jelasnya.

Ia berharap wisatawan mau datang ke Kabupaten Pangandaran. Tidak perlu merasa waswas. “Apalagi percaya berita yang nggak benar,” katanya.

Sebelumnya, kunjungan wisatawan pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) diprediksi tidak akan sebanyak tahun kemarin. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari memperkirakan kunjungan wisata tahun ini akan lebih didominasi warga lokal.

“Melihat tren dalam beberapa bulan ke belakang, kunjungan dari luar daerah turun. Dimulai November lalu,” katanya saat ditemui di Polres Pangandaran, Selasa (20/12/2022).

Dia menjelaskan, pada September kemarin jumlah kunjungan masih berada di angka 35 ribuan. Kemudian, pada Oktober turun menjadi sekitar 30 ribuan. November, kunjungan wisatawan kembali turun menjadi hanya 27 ribu.

Baca Juga:Memanfaatkan Barang Bekas Jadi Produk

Sedangkan untuk bulan ini, awal Desember tercatat sekitar 18 ribu kunjungan. Kemudian pada pertengahan Desember sempat ada kenaikan menjadi 22 ribu kunjungan.

0 Komentar