MENEGANGKAN! Cerita Kuwu Cisontrol Ikut Menangkap Pelaku Pembunuhan yang Masih Nenteng Pisau dan Daging Isteri

Cisontrol
Babinsa dan anggota Polsek Rancah bersama warga menangkap pelaku. (Ist)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Proses penangkapan pelaku pembunuhan di Dusun Sindangjaya RT 08 RW 14 Desa Cisontrol Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis berlangsung dramatis dan menegangkan.

Pelaku berusaha melawan orang-orang yang berusaha menangkapnya dengan mengayun-ayunkan pisau yang ia bawa.

Cerita ini dituturkan Kuwu Desa Cisontrol, Waryono kepada Radartasik.id pada Jumat siang, 3 Mei 2024.

Baca Juga:Bakal Calon Bupati Tasikmalaya Ini Dianggap Bisa Menjadi Pendobrak Percepatan DOB TaselaDaftar Bagunan Rusak Imbas Gempa Garut, dari Gedung Pramuka Hingga Rumah Sakit

Ia menuturkan awalnya pada pagi itu dirinya mendapat laporan dari warga tentang adanya kasus pembunuhan dengan cara keji. Yakni mutilasi.

Wayono kemudian datang ke lokasi beesama anggota Babinsa dari Koramil Rancah. Disusul anggota kepolisian dari Polsek Rancah.

Saat tiba di lokasi, Wayono menyaksikan pelaku masih mondar-mandir ke sana kemari sambil menenteng pisau.

Ia bersama petugas pun langsung bergerak melakukan penangkapan. Namun tidak mudah karena pelaku masih membawa senjata tajam.

“Setelah memutilasi dia (mondar-mandir) kesana-kemari sambil membawa golok sambil nawarin daging (hasil mutilasi). Itu yang membuat proses penangkapan berlangsung lama,” tuturnya.

Dalam hati, Wayono mengaku sedikit takut menyaksikan pisau yang dipegang pelaku masih diayun-ayun.

“Yang pertama datang (ke lokasi) itu Pak Babinsa, kemudian saya. Kemudian ada dari Polsek Rancah,” tuturnya.

Baca Juga:Gempa 6,5 SR Kejutkan Warga Jabar di Malam Minggu, Pusat Gempa Ternyata di SiniMantan Ketua KPU Kota Banjar Daftar Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Partai Demokrat

Saat itu menurutnya, pelaku sempat mencoba melukai dirinya sendiri dengan menggoreskan senjata tajam itu dari tangan hingga kepala.

“Saya dengan Pak Babinsa akhirnya memutuskan untuk ditangkap. Tapi memang agak takut juga karena dia masih pegang pisau,” terangnya.

Akhirnya, lanjut Wayono, ia bersama petugas berusaha menenangkan pelaku dengan membujuknya agar membuang senjata tajam itu.

“Akhirnya pisaunya berhasil dibuang. Langsung sama saya (pisaunya) dibuang jauh karena dia membahayakan semuanya,” ujarnya.

Saat proses penangkapan itu terjadi, kata dia, Babinsa sempat tergores sedikit pada bagian perut oleh pisau yang dibawa pelaku.

Selain itu, setelah pisau berhasil dibuang, pelaku juga sempat mencoba melakukan perlawanan dengan balik menyerang.

Namun anggota Babinsa dan kepolisian berhasil menekuknya hingga tak berdaya.

“Untung ada Pak Babin, sama dia di Fiting. Dibantu kepolisian juga dari Polsek Rancah,” terang dia.

Setelah pelaku berhasil ditangkap, lanjutnya, kemudian dibawa ke Polsek Rancah untuk diselidiki motifnya.

0 Komentar