Kolaborasi Perkenalkan Ecomapping, Unsil Sinergi dengan Universitas Telkom

Ecomapping
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Telkom dan Unsil berkolaborasi mengenalkan teknologi Ecomapping kepada sivitas akademik Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Senin (2/10/2023).
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Telkom dan Universitas Siliwangi atau Unsil berkolaborasi mengenalkan teknologi Ecomapping kepada sivitas akademik Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Senin (2/10/2023). Acara diikuti oleh 27 peserta terdiri dari guru, staf serta santri.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan sambutan oleh Ketua Tim Pengabdian Dr Irfan Darmawan ST MT yang juga menjabat Dekan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom.

“Melalui pengabdian masyarakat skema kolaborasi eksternal tahun 2023 kami mengenalkan ecomapping, sebuah alat bantu untuk memetakan kondisi lingkungan yang dapat dijadikan sebagai acuan pengambilan keputusan guna mendukung terciptanya lingkungan yang hijau,” kata Dr Irfan Darmawan ST MT.

Baca Juga:Memasuki Musim Pancaroba, Waspada Flu Menyerang, Berikut Tips Menyembuhkannya Air Cooler dan Kipas Angin Diskon 50% di Ace Hardware Living Plaza

Pada kegiatan Universias Telkom bekerja sama dengan dengan Dosen Jurusan Informatika Fakultas Teknik Universitas Siliwangi yaitu Ir Alam Rahmatulloh ST MT MCE, Rohmat Gunawan ST MT MCE, Randi Rizal ST MKom serta beberapa mahasiswa.

Kegiatan utama dari pengabdian masyarakat ini diisi dengan sosialisasi dan workshop penggunaan aplikasi ecomapping yang disampaikan oleh Ibu Visi Tinta Manik SSi MSi.

“Ecomapping merupakan suatu alat bantu visual yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan. Aplikasi ecomapping yang akan dicoba pada kegiatan pengabdian ini, selanjutnya dapat digunakan untuk evaluasi dan asesmen kondisi lingkungan sekolah saat ini,” katanya.

Beberapa komponen yang terdapat pada aplikasi ecomappingn ini diantaranya terkait kebersihan (sanitasi, drainase), pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi air dan energi, penerapan kurikulum, kondisi lingkungan lainnya.

Aplikasi ini dapat digunakan dalam proses pembelajaran untuk memvisualisasikan data kondisi sekolah guna mewujudkan sekolah hijau yang telah menerapkan prinsip pelestarian lingkungan. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Setelah kegiatan pengabdian ini, pihak Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon berencana akan menindaklanjuti kegiatan ini agar selanjutnya dapat terjalin kerjasama yang dapat bermanfaat bagi semua pihak. (rls/adv)

0 Komentar