MANGUNREJA, RADSIK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya telah memintai keterangan 30 saksi terkait dugaan pemotongan dana pada Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020.

Para saksi merupakan dari pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya, serta pihak sekolah dan siswa penerima PIP. “Itu (saksi-saksi) dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, KCD, sekolah dan juga siswa penerima PIP,” kata Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah kepada Radar, Selasa (20/9/2022).

Tambah dia, beberapa saksi yang dimintai keterangan mengakui adanya potongan dana PIP yang dicairkan itu. Dengan begitu, Kejari Kabupaten Tasik kini tengah mengorek kemana aliran dana tersebut. “Itu juga masih terus kami dalami, fakta-fakta pemotongan itu untuk apa dan bagaimananya,” ungkap Hasbullah.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: