MANGUNREJA, RADSIK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan penyelidikan atas dugaan kasus korupsi pemotongan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2020 bagi ribuan siswa dari 200 sekolah tingkat SMK/SMA negeri maupun swasta di Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (7/9/2022).

Para penyidik Pidana Khusus (Pidsus) kejaksaan terus melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi dalam kasus tersebut dan belum sampai menetapkan tersangka.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 12 orang saksi yang terdiri dari pihak sekolah sebanyak tujuh orang. “Dan lima orang lainnya yang merupakan pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Sejauh ini pihak sekolah kooperatif. Kita sudah periksa sebanyak 12 orang sebagai saksi,” terang Hasbullah, kepada wartawan di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (7/9).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: