Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran Tertutup Longsor

jalan penghubung tasikmalaya-pangandaran tertutup longsor
Alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan matyerial longsor. ist
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Material tanah longsor menutupi akses jalan penghubung Tasikmalaya-Pangandaran. Yakni di Kampung Sindang Setra RT 18 RW 04 Desa Cisarua Kecamatan Cineam.

Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas sementara waktu.

“Kejadiannya pada Selasa malam sekitar pukul 19.20 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah Desa Cisarua,” ujar Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Kurnia Trisna Somantri, Rabu (3/5/2023).

Baca Juga:Bukit Panyangrayan: Destinasi Liburan Terbaru dengan Pemandangan Eksotis di TasikmalayaWarga Swadaya Keruk Saluran Irigasi

Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan permukaan air meningkat. Tambah adanya retakan pada bagian atas tebing. Sehingga air meresap masuk ke sela-sela retakan. Hal itu mengakibatkan terjadinya tanah longsor.

Beberapa dampak akibat longsor tersebut antara lain jalan penghubung Desa Cisarua Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya dengan Desa Langkaplancar Kabupaten Pangandaran terputus.

TPT pun tak luput terbawa longsor sepanjang 40 meter dengan ketinggian bervariatif. Mulai dari 4 sampai 8 meter. Ditambah, saluran air pembuang di bawah tebing tertutup material longsor.

Begitu pun tiang listrik di atas tebing terancam runtuh karena posisi sudah miring. Selanjutnya, rumah milik Fatimah di bawah tebing terancam tertimpa longsor. Sedangkan satu unit bangunan atau tempat usaha milik Pian terancam terbawa longsor juga.

“Untuk pengamanan area terdampak kami memasang rambu-rambu pembatas jalan dan mengarahkan kepada para pengguna jalan roda dua maupun roda empat agar menggunakan jalur alternatif ke Kampung Walahir,” ucapnya.

Kurnia menjelaskan, setelah kejadian itu pihaknya melaksanakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan mengerahan sumber daya yang ada di BPBD untuk melaksanakan gotong-royong. Melakukan evakuasi material longsor menggunakan alat berat atau eskavator dan mesin pompa air.

Sampai sore kemarin, kata Kurnia, evakuasi material jalan penghubung Tasikmalaya-Pangandaran itu masih dalam progres. Masyarakat diimbau berhati-hati dan waspada terhadap kejadian serupa mengingat masih berpotensi terjadi longsor susulan.

Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Dorong Pemekaran Tasikmalaya Utara dan Selatan Segera DirealisasiKetua DPR RI Puan Maharani Dorong Pengangkatan P3K Tuntas Tahun Ini

“Kita upayakan sore ini (kemarin) juga bisa selesai. Insya Allah malam harinya kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melewati jalan tersebut. Namun tetap harus hati-hati,” kata Kurnia. (obi)

0 Komentar