TASIK, RADSIK – Cabang Olahraga (Cabor) Gulat Kabupaten Tasikmalaya berhasil membawa pulang empat medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) ke-XIV yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung Barat.

 

Ketua Cabor Gulat Kabupaten Tasikmalaya Tedi Bahtiar mengucapkan terima kasih kepada atlet, pelatih dan ofisial yang sudah berjuang di porprov ini. Ia mengaku sangat bangga dan memberikan apresiasi atas perjuangan atlet gulat. “Hasil porprov tahun ini, khususnya cabor gulat dapat 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu. Alhamdulillah bisa menjaga tradisi meraih medali emas,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

 

Tedi menyebutkan, Gulat Kabupaten Tasikmalaya sudah menjadi tradisi meraih medali emas di ajang porprov. Para atlet yang berhasil meraih satu medali emas, yakni atas nama Indri Anisa Dewi dari nomor pertandingan kelas sampai dengan 76 kg. Satu medali perak atas nama Ardiyan Naafi Hafizh Haaq dari nomor pertandingan gaya bebas kelas sampai dengan 61 kg.

 

Selanjutnya, raihan dua medali perunggu atas nama Sovia Alpiatu Rohmah dari nomor pertandingan gaya gebas kelas sampai dengan 68 Kg dan Elsa Ardianti Sukmah dari nomor pertandingan gaya bebas kelas sampai dengan 59 kg.

 

Tedi berharap, prestasi yang diraih oleh para atlet gulat ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Karena, potensi atlet sangat menggemberikan, sehingga pemda harus memperhatikan dan melihat potensi dari masyarakat yang mampu membawa nama besar dalam kancah olahraga.

 

“Para pemuda yang sering membawa nama besar Kabupaten Tasikmalaya harus dijadikan aset dan wajib difasilitasi serta harus memberikan penghargaan anggaran penunjang mereka agar mampu membawa nama Kabupaten Tasikmalaya di tingkat nasional,” ucapnya.

 

Ketua Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya Drs H Saeful Hidayat MSi mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan segala keterbatasan para atlet dari cabang olahraga gulat masih mampu berjuang dan menghasilkan prestasi berupa 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu. “Sejauh ini untuk fasilitas latihan, alhamdulullah dibantu oleh lembaga- lembaga pendidikan baik SMP, SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi serta peran serta tokoh masyarakat,” ucapnya. (obi)

%d blogger menyukai ini: