JAKARTA, RADSIK – DPRD Kota Tasikmalaya mengaspirasikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam mengatrol pendapatan dan pertumbuhan perekonomian. Sebab, daerah dengan julukan Kota Resik ini sebatas mengandalkan retribusi dan pajak daerah yang belum signifikan.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi menuturkan, menghadapi masuknya tol dari Bandung menuju Kota Tasikmalaya 2024 mendatang, pihaknya ingin kemajuan itu bisa dibarengi pendapatan daerah secara relevan.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: