TASIK, RADSIK – Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya angkat bicara meres­pons polemik pendirian lapak atau booth para pedagang kaki lima (PKL) di semipedestrian Jalan HZ Mus­tofa. Sebelumnya publik dibuat bingung dengan pemasangan booth itu yang kemudian hilang begitu saja.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Andi Warsandi mendorong pemkot segera mengambil langkah sesuai dengan kesepakatan awal. Di mana, janji pemerintah menempatkan kembali para pedagang di ruas jalan itu.

Pemasangan booth PKL bisa dilakukan, kata dia, asalkan tidak sampai mereduksi estetika dan fungsi pedestrian yang sudah terwujud. ”Justru harus mengatrol nilai estetika terhadap upaya penataan kota yang sudah dilakukan,” tuturnya usai menerima audiensi, Selasa (8/11/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: