Ini Ciri-Ciri Mayat Gadis di Pagerageung Tasikmalaya yang Penuh Luka, Pakai Jilbab dan Gamis

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Mayat gadis di Pagerageung Tasikmalaya yang penuh luka belum diketahui identitasnya hingga Rabu malam, 29 November 2023.

Mayat gadis di Pagerageung Tasikmalaya itu kini sudah berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk diautopsi.

Mayat gadis itu ditemukan warga di perkebunan di Kampung Sedaleuwih Desa Puteran Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Rabu sore.

Baca juga: Mayat Gadis di Pagerageung Tasikmalaya Penuh Luka Dibawa ke RSUD dr Soekardjo untuk Diautopsi, Berikut Kronologis Lengkap Penemuannya

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keluarga korban yang datang ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Apalagi polisi juga belum mengetahui identitas mayat gadis di Pagerageung Tasikmalaya itu.

Namun demikian, ada ciri-ciri mayat gadis di Pagerageung Tasikmalaya itu yang bisa menjadi gambaran awal sebelum identitasnya diketahui.

Ciri-Ciri Mayat Gadis di Pagerageung Tasikmalaya

Tokoh warga setempat Hadi Ismaya (37) memperkirakan usia mayat gadis yang ditemukan di perbatasan Kampung Sedaleuwih-Puteran Kaler itu sekitar 17 atau 18 tahun.

Baca juga: Diduga Korban Kejahatan, Perempuan Muda Tak Bernyawa Penuh Luka di Kebun Durian di Tasikmalaya

Perempuan muda itu berambut ikal dengan bentuk wajah yang oval. Ketika ditemukan oleh tukang rongsok sekitar pukul 15.00 WIB, korban mengenakan gamis warna cream sewarna dengan jilbabnya.

Sementara itu, menurut Kepala Desa Puteran Dahlan, mayat perempuan itu berusia sekitar 18 sampai 25 tahun. Kondisi korban penuh luka dan wajah berlumuran darah. ”Setelah Isya langsung dibawa ke RSUD dr Soekardjo untuk autopsi,” katanya.

Diduga Korban Kejahatan

Hadi Ismaya menduga mayat gadis di Pagerageung Tasikmalaya itu merupakan korban kejahatan. Karena, aparat kepolisian menemukan balok kayu di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jaraknya sekitar 2 sampai 3 meter dari posisi korban. ”Seperti palu, tapi dari balok kayu,” ucapnya.

Menurut Hadi Ismaya, mayat gadis itu ketika ditemukan warga dalam posisi telungkup dengan kepala berlumuran darah. Di kepala korban terdapat sejumlah luka. ”Di kepala berdarah, wajahnya juga,” tuturnya.

Kondisi tubuh mayat gadis itu, kata Hadi Ismaya, sudah kaku tetapi darahnya tidak dikerubuti semut. Bahkan, dia juga tidak mencium bau busuk seperti halnya jenazah yang sudah lama. ”Sepertinya masih baru,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *