TASIK, RADSIK – Rencana pemekaran Tasik Selatan dan Tasik Utara sudah disiapkan beriringan sejak dulu. Namun, karena melihat rasionalnya memang Tasik Selatan yang lebih layak untuk dimekarkan terlebih dahulu. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Saepulloh ST MM yang juga Presidium DOB Tasik Selatan kepada Radar, Minggu (28/8/2022).

Kata dia, sebetulnya untuk Tasik Selatan dan Tasik Utara itu berangkat bareng-bareng dalam wacana pemekaran atau pembentukan DOB. “Jadi waktu itu, ketika ada inisiasi DOB Tasela, Tasik Utara juga muncul. Hanya saja tokoh-tokoh Tasik Utara yang dulu dipimpin almarhum Prof Ending lebih mengedepankan Tasik Selatan yang dinilai lebih rasional terlebih dahulu dimekarkan, mereka bilang Tasela dulu yang didorong untuk pemekaran,” ujarnya, menjelaskan.

Menurut dia, memang kondisi Kabupaten Tasikmalaya ini sangat luas dan idealnya dibagi menjadi empat daerah. “Kota Tasik kan sudah, sekarang tinggal Tasik Utara dan Tasela untuk dimekarkan. Bahkan tahun 1999 Jawa Barat itu sebetulnya sudah ada desain untuk menjadi 45 daerah ibu kota dan bukan 27,” kata dia, menambahkan.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: