CIAMIS, RADSIK – Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mencatat jumlah kasus HIV/AIDS menyentuh angka 631 orang dari tahun 2000 sampai 2022. Tingginya kasus tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat di Tatar Galuh.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Ciamis bukan hal baru, sehingga perlu penanggulangan bersama. Oleh karenanya, dalam penanganannya harus melibatkan pemangku kepentingan, seperti pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya.

“Termasuk kerja sama dengan pihak Kementerian Agama dan fasilitas pelayanan kesehatan. Karena untuk dapat terdeteksi secara dini, dengan melihat dari persyaratan berkas para calon pengantin,” katanya.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: