PERUSAHAAN Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya fokus terhadap program pelaksanaan pekerjaan jaringan pipa sambungan air bersih gratis dari Hibah Air Minum Perkotaan Tahun Anggaran 2022 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya Dadih Abdul Hadi SH MSc menjelaskan, latar belakang Perumda ikut dalam program Hibah Air Minum dari Kementerian PUPR ini, karena cakupan pelayanan masih rendah untuk pelanggan khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

“Kita baru mencapai 2,4 persen untuk cakupan layanan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang ada di 14 kecamatan. Untuk rumah atau pelanggan yang teraliri airnya sekitar 18 ribu jiwa. Jadi masih sangat kecil yang bisa mengakses layanan air bersih lewat Perumda ini,” terang Dadih kepada Radar, kemarin.

Menurut dia, idealnya cakupan layanan di kabupaten di wilayah perkotaan seperti Singaparna harus 80 persen terlayani air bersih perpipaannya. Sementara untuk air perdesaan sekitar 60-70 persen. “Dari 14 kecamatan di antaranya Manonjaya, Singaparna, Mangunreja, Sariwangi, Leuwisari dan Sukarame. Maka atas dasar cakupan tersebut, Perumda ikut program Hibah Air Minum Perkotaan yang disediakan oleh Kementerian PUPR,” ujar dia.

“Hibah air minum perkotaan ini bentuknya adalah bantuan pemerintah pusat yang membantu warga atau masyarakat melalui Perumda Tirta Sukapura dengan cara memberikan sambungan air bersih secara gratis,” kata dia, menambahkan.

Kebetulan, kata dia, untuk tahun 2022 ini, Pemkab Tasikmalaya mempunyai komitmen sebagai syarat bisa ikut dalam program hibah air minum perkotaan ini, maka harus ada penyertaan modal dari Pemkab Tasikmalaya. “Jadi Pak bupati mempunyai komitmen untuk meningkatkan akses pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Maka dari itu, menyalurkan penyertaan modal ke Perumda Tirta Sukapura sebesar Rp 4,5 miliar untuk 1.500 sambungan air bersih gratis kepada masyarakat yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya,” paparnya.

Dia menambahkan, dalam melaksanakan program hibah air minum perkotaan ini, pemasangan pekerjaan jaringan pipa air bersihnya sudah dimulai di kecamatan-kecamatan penerima manfaat. “Kemudian pemasangan jaringan pipanya juga sudah dimulai seperti di Kecamatan Singaparna, Mangunreja, Sariwangi dan Leuwisari. Dan ditargetkan bisa selesai sebelum bulan puasa,” paparnya.

“Bagi yang belum menerima layanan manfaat program hibah air minum perkotaan ini, kami akan memulai pemetaan dan penjaringan pada Agustus 2022. Untuk keikutsertaan tahun 2023,” tambah dia. (dik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: