GPT Bagikan Trik ‘Sulap’ Sampah Jadi Cuan

GPT soal sampah
Sejumlah ibu, remaja putri dan warga berfoto usai Workshop Keajaiban Merubah Sampah Menjadi Barang yang Bernilai Ekonomis. Kegiatan diinisiasi Gerakan Perempuan Tangguh, yang dilangsungkan di Saung Oemah, Kota Banjar, Jumat (8/12/2023). (Istimewa for radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Persoalan sampah muncul nyaris di tiap daerah. Hal ini pun jadi perhatian para relawan Gerakan Perempuan Tangguh atau GPT.

Mereka kemudian menyelenggarakan workshop bertajuk Keajaiban Merubah Sampah Menjadi Barang Bernilai Ekonomis di Saung Oemah, Kota Banjar, pada Jumat (8/12/2023).

Workshop ini menyasar kalangan perempuan. Baik kalangan ibu rumah tangga maupun remaja puteri.

Baca Juga:Akhiri Drama, H Andi Kembali Ditugaskan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota TasikmalayaKasus DBD di Kota Tasikmalaya Tembus 301, Butuh Nyamuk Wolbachia?

Dalam kesempatan itu GPT membagikan tips dan trik bagaimana mengubah sampah menjadi barang yang memiliki nilai jual.

“Maka dari itu, workshop ini tidak hanya fokus kepada teori, tetapi meliputi interaksi langsung antar peserta dengan pemateri. diskusi, latihan bahkan simulasi,” ujar Ketua GPT Jawa Barat Hj Neneng Vera Amelia.

Menurutnya sebagai ibu rumah tangga, kaum perempuan harus memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap kebersihan.

Termasuk memikirkan bagaimana caranya mengolah limbah atau samoah rumah tangga menjadi sesuatu tangpunya nilai ekonomi.

Dengan begitu penanganan sampah tidak boleh hanya berkutat pada memilah dan melakukan 3R (reuse, reduce, recycle).

Tapi juga menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah.

“Kami hadirkan Pegiat Mila Nurlaila, supaya bisa membagikan pemahaman pada peserta, kemudian mengenalkan teknologi sederhana yang ramah lingkungan untuk diimplementasikan dalam mengolah dan menekan limbah rumah tangga, supaya sampah bisa dijadikan barang bermanfaat dan bernilai ekonomis, menjadi tambahan penghasilan keluarga,” kata dia menjelaskan.

Gerakan tersebut diharapkan menjadi pemicu kesadaran bagi kaum hawa, sejalan dengan slogan GPT yakni “Dari Hati Ciptakan Jejak Inspirasi”.

Baca Juga:Lirik Lagu Pelajar Pancasila: Harmoni Kolaborasi Kikan dan Eka Gustiwana untuk Pendidikan KarakterPSGC Ciamis Pimpin Klasemen Sementara Grup A Liga 3 Seri 1 Jawa Barat Setelah Tekuk Depok City 2-0

“Yang artinya bahwa banyak sekali tokoh dari kaum perempuan yang bisa dijadikan panutan dan menjadi inspirasi sehingga kehadiran perempuan bukan hanya sebagai manusia pelengkap kaum adam, tetapi mampu memberikan kontribusi yang konkrit,” tekad Vera.

0 Komentar