Tak Ingin Kalah dari OpenAI dan Microsoft, Google Rancang Kecerdasan Buatan Bard untuk Mengakses Gmail, Maps, dan YouTube

Bard
Bard
0 Komentar

Dalam kasus antitrust terbesar di Amerika Serikat dalam seperempat abad terakhir, Departemen Kehakiman AS mengklaim bahwa Google menciptakan monopoli pencarian yang menguntungkan dengan menyalahgunakan kekuatannya untuk meredam persaingan dan inovasi.

Google berpendapat bahwa dominasi dalam pencarian ini terjadi karena algoritma mereka menghasilkan hasil terbaik. Mereka juga berpendapat bahwa mereka menghadapi beragam persaingan yang semakin intens dengan munculnya AI.

Memberikan akses Bard ke sejumlah informasi pribadi dan layanan populer lainnya seperti Gmail, Google Maps, dan YouTube, dalam teori, akan membuatnya menjadi lebih membantu dan mendorong lebih banyak orang untuk mengandalkannya.

Baca Juga:Lautaro Martinez Tidak Puas Inter Bermain Imbang Lawan Real Sociedad di Liga Champions, Ini AlasannyaJude Bellingham Samai Rekor Cristiano Ronaldo saat Real Madrid Kalahkan Union Berlin di Liga Champions

Google, misalnya, berpendapat bahwa Bard dapat membantu pengguna yang merencanakan perjalanan kelompok ke Grand Canyon dengan mendapatkan tanggal yang cocok untuk semua orang, menjelaskan berbagai pilihan penerbangan dan hotel, memberikan petunjuk dari Maps, dan menyajikan berbagai video informatif dari YouTube. (*)

Sumber: AP

Baca artikel Radartasik.id lainnya di Google News.

0 Komentar