CIAMIS, RADSIK – Menolak lupa pada “September Hitam” merupakan kenangan peristiwa kelam para tokoh yang membela hak asasi manusia (HAM) dan keadilan. Itu untuk mengenang dari tragedi Munir, Trisakti, Tanjung Priok, Wiji Thukul, Marsinah, Salim Kancil dan lainnya.

Wakabid Politik dan Hukum, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ciamis, Rizkian Fajar Darma mengatakan September Hitam ini merupakan wujud refleksi untuk bulan berduka bagi para tokoh yang memperjuangkan hak rakyat. Arahnya agar tidak terulang kembali pada era kebebasan demokrasi sekarang ini.

“Jangan sampai HAM dan keadilan terhalang oleh ketamakan kekuasaan. Oleh karenanya kita memperingati September Hitam ini untuk menolak lupa,” katanya kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: