GARUT KOTA, RADSIK – Imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), aksi unjuk rasa terus dilakukan berbagai pihak. Setelah sebelumnya dilakukan organisasi PMII dan para mahasiswa, kali ini beberapa komunitas pengendara ojek online yang melakukan unjuk rasa, Kamis (8/9/2022).

Massa berkumpul di Simpang Lima. Setiap perwakilan komunitas berorasi. Setelah itu, massa bergerak ke gedung Bupati Kabupaten Garut dan berlanjut menuju gedung DPRD. “Ada beberapa poin yang akan kami tuntut pada aksi kali ini, poin-poin ini kami tujukan kepada pemerintah daerah dan aplikator,” ujar Asep Suryana, koordinator aksi.

Tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah karena tidak adanya perhatian khusus yang diberikan kepada para driver ojek online setelah lima tahun beroperasi. Pada awal kemunculan ojek online di Garut pun, pernah ada surat edaran yang menjadi pegangan, sehingga timbul adanya gesekan-gesekan di lapangan.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: