Forum Warga, Garda Terdepan Pengawasan Pilkada 2024 di Kabupaten Tasikmalaya

Pilkada 2024 di Kabupaten Tasikmalaya
Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di 39 kecamatan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya saat menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dalam penyusunan daftar pemilih di Pilkada Serentak 2024 bersama berbagai elemen masyarakat. (Istimewa for Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya bersama dengan Panwaslu kecamatan menggelar forum warga untuk pengawasan partisipatif dalam penyusunan daftar pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di 39 kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu, 14 Juli 2024.

Forum tersebut dihadiri oleh warga dari berbagai lapisan masyarakat dan bertujuan melibatkan mereka dalam proses pengawasan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024. 

Baca Juga:Pantas Berada di Final Euro 2024, Luis de la Fuente Tegaskan Spanyol Tidak Menang dengan Cuma-CumaInilah Harga Skuad Inggris dan Spanyol Jelang Final Euro 2024, Apakah yang Termahal Menjadi Penentu Juara?

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda menjelaskan bahwa forum ini didirikan sebagai wadah bagi kelompok pemerhati pengawasan Pilkada Serentak 2024. 

Dalam forum tersebut, masyarakat dapat berbagi informasi, berdiskusi, dan menyusun strategi untuk mengawasi jalannya pemilihan yang adil dan transparan.

Berbagai elemen masyarakat terlibat dalam kegiatan ini, termasuk pemilih pemula, pemilih lanjut usia, perwakilan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, kelompok adat, komunitas, serta berbagai lapisan masyarakat lainnya. 

Kehadiran berbagai segmen masyarakat ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dan menyeluruh dalam pengawasan Pilkada 2024 di Kabupaten Tasikmalaya.

Saat ini, pengawasan partisipatif dalam penyusunan daftar pemilih memasuki tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih yang telah dimulai sejak 24 Juni 2024. 

Penyusunan daftar pemilih erat kaitannya dengan data pemilih, dan ketidakakuratan data akan berpengaruh pada kualitas Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Tasikmalaya.

Bawaslu menekankan pentingnya mengawasi data pemilih agar data yang dihasilkan akurat, mutakhir, dan komprehensif. Persoalan data pemilih menjadi salah satu isu krusial. 

Baca Juga:Dari Berlin ke Berlin, di Balik Perjalanan Penting Spanyol Hingga ke Final Euro 2024AS Roma Siapkan Dana Segar untuk Gaet Bintang Muda Swedia dan Spanyol

”Oleh karenanya, penting sebelumnya dilakukan pemetaan identifikasi kerawanan untuk mengetahui potensi-potensi pelanggaran yang mungkin terjadi termasuk melakukan pemetaan terhadap data pemilih,” terang Dodi kepada Radartasik.id, Minggu, 14 Juli 2024. 

Sebagai langkah pencegahan, Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) telah melakukan identifikasi kerawanan pada tahapan penyusunan daftar pemilih. 

Hal tersebut dilakukan sebagai strategi untuk menguraikan potensi-potensi permasalahan berdasarkan lokalitas wilayah. 

Selain menyinkronkan data pemilih, pengawas pemilu juga bertanggung jawab memastikan hak pilih warga terakomodir secara menyeluruh sehingga persoalan ketidakakuratan data dapat diminimalisir sekecil mungkin.

Syarif Ali, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengawasan dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. 

0 Komentar