Forum Paseh Bersatu Bertekad Jadi Organisasi Mandiri, Berdayaguna dan Solutif

Pihaknya sangat siap untuk menjalin sinergitas membangun kemitraan dengan beragam pihak. Supaya bersama-sama mewujudkan daerah menjadi kota yang madani, asik dan berdaya tarik.

“Paseh berpotensi besar, di cihideung  kami memiliki populasi terbesar sebanyak 40 ribu jiwa di satu kelurahan. Paseh majemuk dan beragam, ceritanya menjadi legenda di Indonesia. Itu merupakan modal besar untuk menjadi komponen daerah yang bisa memberikan solusi konstruktif dan  kemajuan bangsa,” papar Yudi.

Baca juga: Terapkan Laser di Pertunjukan Video Mapping Saat Malam Puncak Milangkala Kota Tasikmalaya ke-22, Cheka : Episentrum Pertumbuhan Teknologi di Priangan Timur

Dihadiri sejumlah tokoh, Sekda H Ivan Dicksan, Ketua DPRD H Aslim, Ketua MUI KH Aminudin Busthomi, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Henra Sukmadjidibrata, mantan Wali Kota H Budi Budiman dan sejumlah pimpinan ormas serta lembaga di Tasikmalaya.

Sekda Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan berpesan, kepengurusan baru ini bisa diberi kelancaran dan kemampuan mengemban amanah warga Paseh. Menjalankan roda organisasi supaya mampu mencapai tujuannya.

“Ini merupakan ormas berbasis kewilayahan, sesuai tema pelantikannya peduli sesama, bumi dan masa depan. Itu tentunya sangat berkorelasi dengan tantangan yang saat ini dihadapi daerah, dan semoga kita bisa sama-sama terus menjaga sinergitas yang sudah terbangun selama ini,” beber Ivan.

Seperti diketahui, lanjut dia, daerah masih dihadapkan pada persoalan kemiskinan, stunting, sampah, kesulitan air bersih juga inflasi. Tentunya dengan semangat peduli, pihaknya berharap forum Paseh bisa andil memberi solusi sesuai motonya solutif terhadap persoalan.

Baca juga: Kebakaran di Kota Tasikmalaya Menggila, Sepanjang Oktober 2023 Terjadi 50 Kasus

“Lewat spirit kegotong-royongan, saling menutupi kekurangan berkolaborasi sinergi jadi kekuatan luar biasa. Semoga memotivasi wilayah lain, artinya persoalan peduli kemanusiaan saat ada warga kurang mampu, perlu dibantu, akan dibantu warga paseh sendiri yang diberikan kelebihan. Itu bisa menjadi solusi persoalan dan itu berkontribusi dalam mengatasi persoalan kota,” analisisnya.

Pihaknya pun tak bisa mengabsen sumbangsih FPB yang selama ini sudah diberikan. Organisasi ini cukup lama eksis dan memberikan banyak kemanfaatan bagi kemajuan kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *