Mahasiswa FIK Unsil Ajarkan Teknik Pijat Batuk Pilek Balita kepada Kader Posyandu Aster di Mangkubumi Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Mahasiswa-mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Siliwangi (Unsil) mengadakan Penyuluhan dan Pelatihan Teknik Pijat Batuk Pilek Balita di Posyandu Aster Kampung Gargadung RW 04 Desa Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Kegiatan bertema ”Pemberdayaan masyarakat untuk kader hebat masyarakat sehat” itu dilaksanakan pada 30 November 2023.

Peserta kegiatan melibatkan beragam elemen masyarakat seperti ketua RW 04, tokoh agama, kader posyandu, ibu balita, dan ibu menyusui dari Kampung Gargadung.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencerminkan komitmen meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Baca juga: Pakai Sistem Merit, PNS Pemkot Tasikmalaya Diminta Jangan Lagi “Genit”

Acara dibuka oleh oleh Ketua RW 04Bapak Jeje Mirwan Fauzi dan Ketua Kader Posyandu Ecin Quraesyin.

Dalam sambutannya, Jeje Mirwan Fauzi menekankan peran kader dalam kegiatan posyandu sebagai upaya mewujudkan masyarakat sehat.

Ecin Quraesyin menambahkan kolaborasi dan edukasi dalam meningkatkan kesehatan keluarga khususnya balita sangat penting.

Salah seorang mahasiswa FIK Unsil Yusuf Mu’allim menerangkan maksud dan tujuan kegiatan tersebut di antaranya meningkatkan kesadaran kader akan peran proaktif dalam kegiatan posyandu sebagai penghubung antara masyarakat dan layanan kesehatan.

Kemudian, memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknik pijat batuk pilek pada balita sebagai strategi preventif yang mudah diterapkan oleh ibu balita.

Selanjutnya, membantu kader dalam menggalang kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan posyandu.

Dia berharap melalui kegiatan tersebut, kader posyandu dapat menjadi agen perubahan yang kuat, memberikan dampak positif pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, teknik pijat batuk pilek balita juga diharapkan dapat menjadi alat praktis yang diterapkan ibu balita dan ibu menyusui di rumah, mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara optimal.

”Semoga acara ini bukan hanya momen edukasi, tetapi juga pemicu perubahan positif dalam pola pikir dan perilaku masyarakat terkait kesehatan,” terangnya.

”Dengan begitu, terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan kebutuhan kesejahteraan terpenuhi menjadi harapan bersama bagi semua peserta dan penyelenggara acara,” lanjutnya. (rls/*)

Baca berita Radartasik.id lainnya di Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *