Dosen Jurusan Ekonomi Unsil Tasikmalaya Dorong Pengembangan Ekowisata Budidaya Lebah Madu Pangandaran

Pangandaran
Tim Pengabdian Dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menyerahkan stup/box lebah madu kepada masing-masing kepala dusun Desa Margacinta.
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Potensi pengembangan obyek wisata alam di Kabupaten Pangandaran perlu pengembangan secara maksimal. Selain wisata pantai, juga perlu pengembangan ekowisata pada area pegunungan sebagai alternatif pariwisata.

Oleh karenanya, di sini perlu kesadaran masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah di bidang pariwisata dan perlu dilakukan berbagai upaya pembinaan baik dalam mengembangkan obyek yang telah ada maupun membuat obyek wisata yang baru.

Dalam upaya pengembangan obyek wisata di Kabupaten Pangandaran tersebut, Dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat pada Sabtu (22/7/2023) di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang.

Baca Juga:Hari Pramuka ke-62, Kwarran Bungursari Kota Tasikmalaya Semangat Membangun Karakter dan PrestasiDosen Fakultas Pertanian Unsil Tasikmalaya Latih Produksi VCO dan Telur Asin Berbasis Fermentasi

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Ekstensifikasi Budidaya Lebah Madu untuk Mendukung Pengembangan Ekowisata di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran Model One Family Two Boxes.

Kegiatan pengabdian tersebut dilakukan oleh Tim Pengabdian Dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsil yakni Jumri SE MSi, Dr H Asep Yusup H  SE MP, Iwan Ridwan P SH MH, Jurni Hayati SE MSc.

Ketua Tim Pengabdian Jumri SE MSi mengatakan, memilih pengabdian di Desa Margacinta karena sebagai desa binaan Unsil sejak tahun 2021. Kebetulan tahun 2023 Kelompok Tani Hutan Taruna Karya Dusun Karang Kamal Desa Margacinta telah meraih juara 1 Kelompok Tani Hutan Wana Lestari tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Saat ini menjadi nominasi Kelompok Tani Hutan Wana Lestari tingkat nasional.

“Supaya Desa Margacinta terus berprestasi, Unsil pun melakukan pembinaan secara berkelanjutan dengan mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” katanya kepada Radar, Senin (14/8/2023).

Dukungannya dengan pemberian materi budidaya lebah madu dalam perspektif Al Qur’an ekstensifikasi budidaya lebah madu dengan Model One Family Two Bokes, pendampingan penyusunan peraturan desa untuk mendukung ekowisata desa, dan pemberian stup/bok kepada perwakilan dusun.

“Tujuannya untuk melestarikan lingkungan hidup, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong agar Desa Margacinta memiliki prestasi ditingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.

0 Komentar