TASIK, RADSIK – Teknologi pertanian menjadi pemegang kunci tercapainya peningkatan panen dan kualitas produk yang berkelanjutan. Oleh karenanya, saat ini sangat dibutuhkan untuk pertanian agar terciptanya kesejahteraan petani dan kemandirian pangan.

Untuk mewujudkan adanya teknologi pertanian yang ber­ke­lan­jutan tersebut, perlu adanya peran perguruan tinggi.

Sehingga upaya proaktif dari Dosen Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melakukan Pengabdian bagi Masyarakat Skema Ketahanan Pangan (PbM-KP) dengan pro­gram membangun branding dan introduksi teknologi wick system pada hidroponik untuk peningkatan produksi selada bokor di Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (20/10/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: