Dishub Kota Tasik Periksa Kelaikan Bus di Pol dan Terminal Tipe A Indihiang Menjelang Arus Mudik

Kelaikan
Petugas Dishub dan Polres Tasik Kota memeriksa kelaikan angkutan Lebaran di Terminal Tipe A Indihiang. (Firgiawan/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Memasuki musim mudik 2024, Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya memeriksa kelaikan armada angkutan Lebaran.

Pemeriksaan kelaikan angkutan dilaksanakan di beberapa titik. Antara lain pol bus dan Terminal Type A Indihiang.

Dalam operasi yang dilakukan pada Selasa siang, 2 April 2024 itu Dishub juga didampingi kepolisian. Memeriksa satu persatu bus yang masuk ke terminal.

Baca Juga:Relawan BHC Deklarasikan Dukungan Milenial untuk BambangRumpun Music Project Tasikmalaya Gelar Dialog Interaktif dan Santunan pada Anak Yatim

Begitu juga dengan bus yang ada di pol Perusahaan otobus besar  seperti Budiman, Doa Ibu dan Primajasa. 

Tujuannya memastikan angkutan Lebaran laik operasi dan tidak membahayakan keselamatan para penumpang.

“Maka kita cek dari sekarang, bersama Polri untuk memastikan kendaraan umum yang belum memastikan kelayakan di kantor kami, kita datangi ke lokasi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Asep Maman Permana disela pemeriksaan di Terminal tipe A, Selasa, 2 April 2024.

Asep memperkirakan arus mudik akan mulai mengalami peningkatan mulai H-3 Lebaran hinggga H+7. Sebab itu pemeriksaan dilakukan sekarang.

Adapun beberapa poin yang diperiksa pada kelaikan bus antara lain fungsi-fungsi perangkat pengereman, lampu-lampu dan bagian vital lain.

Sedangkan di pol bus juga dilakukan pemeriksaan fasilitas dan kelengkapan seperti alat pemadam api ringan atau APAR dan perlengkapan lain harus berjalan baik. 

“Relatif semuanya bisa digunakan untuk melayani pemudik mau pun pebalik lebaran nanti,” kata dia. 

Baca Juga:Waduh! Penggunaan Basa Sunda Kurang Diminati Anak Muda TasikmalayaTukang Kredit Ini Tertimbun Longsor Cikijing-Kuningan, Baru Ditemukan Setelah 25 Hari Terkubur

Sementara soal kesiapan awak angkutan yaitu sopir dan kondektur, Asep menyebut hal itu akan menjadi domain Dinas Kesehatan dan BNN untuk melakukan pemeriksaan. 

“Tapi kita imbau secara lisan terutama kesehatan dalam membawa kendaraan. Hanya sifat imbauan saja lah,” ujarnya. 

Sementara untuk memastikan kelancaran arus lokal saat massa lebaran. Pihaknya sudah membagi tugas para personel yang disiagakan di lapangan mau pun standby di kantor. 

Meski, lanjut Asep, Kota Tasikmalaya diprediksi tidak seperti kota atau kabupaten lain yang memiliki destinasi wisata, antisipasi gangguan kelancaran lalulintas tetap disiapkan. 

“Kota Tasikmalaya agak berbeda dengan Kota Kabupaten lain. Kita hanya menunggu pemudik saja sehingga volume tidak terlalu tinggi, di Garut, Pangandaran misalnya, selain mudik ada wisatawan maka volume kendaraan relatif lebih tinggi. Implikasi trantibum, kelancaran lalin, kita relatif lebih landai hanya arus lokal silaturahmi keluarga dan lain-lain,” ungkapnya didampingi Kabid Angkutan Ajat Sudrajat. (Firgiawan) 

0 Komentar