Selama Natal dan Tahun Baru, UPT Cirebon Buka Posko Siaga di 5 Titik untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

CIREBON, RADARTASIK.ID – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cirebon memastikan pasokan listrik khususnya di sisi jaringan transmisi bisa tersalur dengan andal.

Hal itu dijalankan demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam momen perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang penuh kegembiraan, kedamaian, dan kebahagiaan.

Manager UPT Cirebon Yaya Supriman memantapkan kesiapan personel dan peralatan melalui apel siaga dan gelar alat.

Selama periode Nataru disiagakan sebanyak 276 personel di wilayah kerja UPT Cirebon yang meliputi 13 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: PLN Sukses Jaring 14 Kerja Sama Global selama Conference of the Parties 28 di Dubai

”Personel kami siap 24 jam menjaga keandalan peralatan transmisi di Gardu Induk dan jaringan agar pasokan listrik dari pembangkit dapat didistribusikan kepada pelanggan,” tutur Yaya Supriman.

Menurut Yaya Supriman, pasukan yang disiapkan antara lain 14 personel pemeliharaan dan personel Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), 151 personel Gardu Induk, serta 111 personel linewalker.

Personel yang disiapkan itu mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memastikan peralatan transmisi di gardu induk dan jaringan berfungsi dengan optimal.

Sementara dalam hal dibutuhkan penanganan gangguan, telah disiagakan personel PDKB yang bisa menjalankan pemeliharaan transmisi gardu induk dan jaringan tanpa padam sehingga akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Baca juga: CEO of The Year Diraih Lagi Dirut PLN Darmawan Prasodjo

PLN UPT Cirebon sudah menyiapkan 5 posko siaga di Kantor UPT Cirebon, ULTG Cirebon, ULTG Garut, ULTG Jatibarang dan ULTG Ciamis untuk memastikan respons cepat dalam pencegahan dan penanganan gangguan keandalan pasokan listrik selama periode Nataru.

”Keandalan pasokan listrik telah kita persiapkan sejak jauh hari melalui asesmen peralatan dan pemeliharan preventif guna memastikan peralatan berfungsi optimal,” ujar General Manager UIT JBT Tejo Wihardiono.

Adapun upaya-upaya tersebut di antaranya perbaikan sistem pentanahan untuk menurunkan tren gangguan yang dipicu petir hingga melaksanakan inspeksi pada gardu-gardu induk PLN. (dik/rls)

Baca berita Radartasik.id lainnya di Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *