Desa di Kabupaten Garut yang Terima Ganti Rugi Tol Getaci Bertambah, Terbaru di Wilayah Ini

GARUT, RADARTASIK.ID – Proyek Tol Getaci sudah masuk ke proses pembebasan lahan. Lima desa di Kabupaten Garut sejauh ini sudah menerima uang ganti rugi (UGR).

Lima desa di Kabupaten Garut itu di antaranya Desa Karangmulya Kecamatan Kadungora, Desa Mandalasari Kecamatan Garut, Desa Leles Kecamatan Leles, Desa Kandangmukti Kecamatan Leles, dan Desa Tambaksari Kecamatan Leuwigoong.

Terbaru, pembagian uang ganti rugi Tol Getaci mulai menyasar ke salah satu desa di Kabupaten Garut, yakni Desa Margacinta Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut.

Baca Juga: Progres Tol Getaci, Desa Desa di Kabupaten Garut Tinggal Menunggu Pengukuran Ulang Sebelum Terima Uang Ganti Rugi

“Hari ini alhamdulillah kita bisa melaksanakan untuk uang ganti rugi tanah di Desa Margacinta,” ucap Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah Tol Getaci Kabupaten Garut Muhamad Rahman, Kamis 30 November 2023.

Muhamad Rahman menyebut, jumlah lahan yang terdampak di Desa Margacinta sebanyak 164 bidang dengan nominal uang yang dibayarkan sekitar Rp 53 miliar.

“Memang (proses pencairan) agak lambat di LMAN, rata-rata di atas dua bulan, jadi menunggunya cukup lama,” katanya.

Baca Juga: Disdik Kabupaten Garut Cek SD Muhammadiyah As Salam, Ini Kata Kabid SD

Ia mengungkapkan, LMAN tidak hanya mengurus Tol Getaci di Kabupaten Garut. Tetapi seluruh Indonesia. Jadi tidak heran prosesnya cukup lama.

Kata dia, dengan dibayarkannya uang ganti rugi di Desa Margacinta, total ada enam desa yang telah menerima UGR. “Terdekat Hegarsari lanjut Sukamukti. Mudah-mudahan dua desa ini masih bisa kita kejar di tahun ini,” lanjutnya.

Muhamad Rahman berharap tanah yang sudah dibebaskan tidak ada masalah dan tidak dipermasalahkan kembali.

Baca Juga: Progres Tol Getaci di Garut, Desa Talagasari Kini Tinggal Menunggu Pencairan Ganti Rugi

“Kalau sudah dibebaskan betul-betul clear tidak ada masalah dan tidak dipermasalahkan, sehingga saat kegiatan pembangunan jalannya bisa mulus dan berjalan normal,” harapnya.

Ia berpesan kepada masyarakat yang telah menerima  mempergunakan UGR sebaik-baiknya.

Pencairan UGR Ditunggu oleh Desa di Kabupaten Garut

Kepala Desa Margacinta Acep Gandi bersyukur karena pencairan UGR merupakan momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. “Alhamdulillah lancar, semua masyarakat juga menerima,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *