BANJAR, RADSIK – Data vaksin Covid-19 dosis pertama bagi anak usia dini dipertanyakan. Orang tua siswa yang tidak mengizinkan anak-anaknya divaksin merasa aneh lantaran anaknya terdata sudah divaksin pada aplikasi PeduliLindungi.

Seperti yang diutarakan Zenal Arifin, salah satu orang tua siswa kelas 5 SD. Zaenal kaget ketika mengecek NIK anaknya di website Pedulilindungi, ternyata keterangannya sudah divaksin. Padahal anaknya belum pernah divaksin.

“Ini ada apa? Manipulasi data ini tujuannya untuk apa? Ini siapa yang bertanggung jawab atas ini rekayasa data ini? Ini menunjukkan perilaku yang tidak baik dari petugas. Jangan karena mengejar target capaian vaksin ingin 100 persen di Kota Banjar lantas ada manipulasi data, ini jelas faktanya saya ada. Baca selengkapnya, disini

%d blogger menyukai ini: