Curhat ke PGRI, Bupati Ciamis Ngaku Belum Berhasil Lakukan Hal Ini

Herdiat
Bupati Ciamis Herdiat Sunrya saat memaparkan sambutan dalam acara halal bihalal bareng PGRI Ciamis di Gedung Stikes Muhammadiyah Ciamis, Rabu, 17 April 2024.
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Yana D Putra akan segera mengakhiri masa jabatan. 

Keduanya akan “turun tahta” pada 20 April 2024 setelah menjabat selama kurang lebih 5 tahun. Yakni 2019-2024.

Selama lima tahun memimpin Herdiat mengaku telah banyak capaian diraih. Namun ada beberapa hal yang belum membuatnya puas. 

Baca Juga:KH Atam Rustam Dapat Rekomendasi dari PGM Indonesia untuk Maju di Pilkada 2024!Peluang Asep Sopari Diusung Gerindra Kabupaten Tasikmalaya Menguat!

Ia pun merendah dengan mengatakan bhawa penurunan angka kemiskinan selama kepemimpinannya hanya turun tipis 0,8 persen. 

Berdasarkan catatan BPS persentase penduduk miskin di Kabupaten Ciamis pada tahun 2018 adalah 7,2 persen. Lalu masuk tahun 2019 turun jadi 6,65 persen dan tahun 2023 kembali naik jadi 7,42 persen.

“Oleh karena, kalau pun hanya menurunkan sedikit sekali seperti persentase penduduk miskin, dari 7,2 angka kemiskinan sekarang 6,4 persen atau hanya menurunkan 0,8 persen angka kemiskinan,” ungkapnya dalam acara halal bihalal dengan PGRI Ciamis di Gedung Stikes Muhammadiyah pada Rabu, 17 April 2024.

Selain itu Herdiat juga merasa gagal menurunkan angka pengangguran terbuka.

Pada tahun 2018 angka pengangguran terbuka Ciamis tercatat 4,6 peesen kemudian naik di 2019 jadi 5,6 persen. 

Baru kemudian turun di tahun 2023 jadi 3,5 persen.

“Namun, kami sudah berjuang dan kerja keras. Tetapi turunnya tidak seusia target,” katanya.

Dari sisi ekonomi, kepimpinan Herdiat dan Yana juga sempat terkena pukulan telak Covid-19. Anggaran daerah mengalami pemangkasan besar-besaran hingga dilakukan refocusing. 

“Selama tiga tahun dipangkas hampir 1 triliun, tentunya nilai tersebut sangat besar, apalagi dengan PAD Kabupaten Ciamis yang pertahun mencapai Rp 230 miliar termasuk BLUD,” paparnya.

Baca Juga:PKB Kota Tasikmalaya Bantah Telah Usung CalonIKA SMAN 1 Tasikmalaya Bagikan 750 Paket Nasi dan Takjil

Pasca pandemi, kata dia, masyarakat Kabupaten Ciamis bertahan dengan mengandalkan sektor pertanian. Sektor ini bahkan mampu mendorong ekonomi daerah bangkit dari keterpurukan ekonomi. (Fatkhoer Rizqi)

0 Komentar