Cegah Premanisme, Forkopdatas Deklarasi Jaga Pedagang Dadaha

forkopdatas
Forkopdatas dideklarasikan untuk mencegah premanisme kepada pedagang di lingkar Dadaha. (foto: Ayu Sabrina)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sekumpulan pedagang mendeklarasikan pendirian Forum Koordinasi Pengelolaan Dadaha Tasikmalaya (0

Forkopdatas).

Mereka berkomitmen untuk menjaga kenyamanan para pedagang di lingkar Dadaha, seiring dengan munculnya peringatan untuk pindah lapak menyambut Alun-Alun Dadaha, Kota Tasikmalaya.

Meski baru dibentuk, Forkopdatas sudah menghimpun lebih dari 60 anggota, yang merupakan pedagang di sekeliling Lingkar Dadaha.

Baca Juga:Ratusan Korlap Caleg PAN Berkumpul di Kota Tasikmalaya untuk PemenanganPenertiban Papan Toko, Reklame dan APK di Kota Tasikmalaya Tunggu Kesadaran 2.600 Wajib Pajak

“Forkopdatas ini satu forum yang membenahi para pedagang yang ada di komplek dadaha, untuk bisa ditertibkan, dirapikan, untuk kemajuan bersama untuk menjaga ruang lingkup dadaha,” kata Ketua Forkopdatas, Ade Cundiana, Jumat (29/9/2023).

Pria yang akrab disapa Acun itu, mengatakan sebelumnya masih ada yang meminta bayaran tak legal alias pungutan liar dari oknum tertentu.

Namun ia tak menyebutkan secara gamblang pihak yang melakukan pungli tersebut. Hanya saja menurutnya bukan dari pihak UPTD atau masyarakat asli sana.

Sebab itu lah, Acun dan kawan-kawan memutuskan untuk membentuk forum legal di antara para pedagang.

“Kita memang baru dibentuk 2023, cuman dulu kita sempat merintis jadi koperasi memasok kebutuhan para pedagang. Karena kurang efektif, bentuknya dulu tidak fokus ke penggeliat pengusaha yang ada di depan. Banyak pandangan masyarakat bahwa di Dadaha itu ada premanisme, yang meminta dana ke pedagang. Meluruskan hal-hal yang dianggap premanisme, diubah supaya diarahkan ke yang lebih baik,” paparnya.

Diketahui pedagang di lingkar Dadaha berencana dipindahkan dari zona merah, ke samping muka Alun-Alun Dadaha.

Kendati demikian, belum diketahui kapan tempat baru itu akan dibuka untuk publik.

Baca Juga:Polres Ciamis Cek Harga Sembako di Pasar untuk Antisipasi InflasiPenerbangan Perdana Undang Banyak Pejabat, Tiket Jakarta-Tasik Sudah Terpesan Penuh

“Pembenahan dulu, Insha Allah sampai hari Senin dan Selasa sudah mulai. Saat ini masih di tempat yang sama, kita dibenahi dulu tempatnya jangan sampai mengganggu ketertiban umum. Gak mau mengganggu perencanaan pemerintah,” papar Acun.

“Pemerintah menginginkan jalur utama jangan ada pedagang, mereka tidak menegaskan untuk sesegera mungkin,” tambahnya.

0 Komentar