Cabai Turun, Harga Tomat di Pasar Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Masih Tinggi

harga tomat di pasar rajapolah kabupaten tasikmalaya
Harga tomat di Pasar Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya mengalami kenaikan, Selasa, 26 Maret 2024. (Fitriah Widayanti/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, harga tomat di Pasar Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya masih tinggi saat harga sejumlah bumbu dapur lainnya menurun.

”Cabai sekarang harga jual Rp 60.000. Awal puasa sampai Rp 120.000. (Cabai) keriting juga turun sekarang Rp 60.000 sama,” ujar Nono (53), salah satu pedagang sayuran di Pasar Rajapolah.

Meskipun mayoritas harga sayur mayur cenderung turun, tidak dengan tomat dan sawi putih.

Baca Juga:Runtuh Bak Mainan, Jembatan Francis Scott Key di Amerika Serikat Ditabrak Kapal Kargo, 6 Orang Masih HilangKontrak di PSG Segera Berakhir, Kylian Mbappe Akan Memutuskan Masa Depannya di Klub Sebelum Euro 2024

Nono mengungkapkan bahwa harga tomat naik kembali setelah sempat turun beberapa hari lalu. 

”Tomat naik lagi sedikit. Kemarin sempat turun. Sekarang Rp 5.000 lagi seperempat. Jadi Rp 20.000 (per kg),” ungkapnya.

Tingginya harga tomat, menurut Nono, dipicu oleh kurangnya pasokan dari petani. ”Pasokannya kurang. Kalau sayuran, pasokan kurang pasti naik,” ujarnya.

Selain tomat, harga sawi putih juga sedang naik. Biasanya sawi putih dijual Rp 6.000-Rp 7.000 per kilogram, kini harganya menjadi Rp 10.000 per kilogram.

Pedagang sayur lainnya, Juju (40) juga mengatakan bahwa saat ini harga tomat masih cukup tinggi, yakni Rp 18.000 per kilogram. ”Sekarang udah mulai turun tapi ya itungannya masih mahal. Sebelumnya Rp 24.000. Biasanya sekilo cuma Rp 8.000-10.000,” kata Juju.

Juju mengaku tidak mengetahui kenapa harga tomat bisa mahal padahal pasokan dari bandar cukup melimpah. 

”Alhamdulillah ya pasokan mah cuma ya dari bandarnya yang mahal. Gak tahu kenapa,” katanya. (*)

0 Komentar