TAROGONG KIDUL, RADSIK – Harga cabai rawit di Pasar Ciawitali Kabupaten naik signifikan pascanaiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Namun, penurunan harga justru terjadi pada telur ayam.

Berdasarkan pantauan di Pasar Ciawitali, harga cabai rawit menembus Rp 45 ribu perkilogram dari harga awalnya Rp 30 ribu. Menurut seorang pedagang di Pasar Ciawitali, Miftah, kenaikan harga cabai rawit disebabkan hasil panen yang berkurang dari petani dan juga efek kenaikan harga BBM. “Sekarang penjualan cabai rawit lagi sepi, tapi untuk yang lainnya masih stabil,” ujarnya, Jumat (9/9/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: