CIAMIS, RADSIK -Pendapatan asli daerah (PAD) sebagai salah satu sumber penerimaan daerah yang dapat mencerminkan tingkat kemandirian daerah. Artinya semakin besar PAD, mengindikasikan bahwa sebuah daerah, bisa mengurangi ketergantungannya terhadap pemerintah pusat untuk membangun daerah.

Kabag Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis M Iskandar mengatakan, penyumbang PAD di Kabupaten Ciamis mulai dari pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), air tanah, hotel, hiburan, mineral bukan logam dan batuan, parkir, sarang burung walet, penerangan jalan, pajak bumi dan bangunan-pedesaan dan perkotaan (PBB-P2), reklame dan restoran.

“Hasil setiap tahunnya PAD di Kabupaten Ciamis rata-rata lebih dari Rp 200 miliar,” katanya kepada Radar, Selasa (30/8/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: