Bisa Jadi Pilihan Rakyat

Bisa Jadi Pilihan Rakyat
Neni Nur Hayati MIKom Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP)
0 Komentar

DIREKTUR Democracy and Elec­toral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati MIKom mengungkapkan semakin banyak calon alternatif di pilkada akan semakin menarik dan banyak pilihan bagi masyarakat.

“Saya kira baik ya karena lebih banyak pilihan dan alternatif untuk pemilih dan demokrasi lebih inklusif karena tidak hanya hadir representasi dari partai politik atau dukungan calon parpol tetapi juga ada partisipasi dari independen,” kata Neni kepada Radar.

Dia menyebutkan, banyaknya figur non parpol sangat bagus ketika masyarakat sudah tidak ada kepercayaan kepada partai politik. Hanya persoalannya adalah persyaratan untuk maju dari jalur perseorangan dalam pemilihan kepala daerah dinilai terlalu berat. “Calon perseorangan adalah aktor alternatif yang seharusnya diberi kemudahan untuk dapat mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah atau pilkada,” jelas dia.

Baca Juga:Bantuan Parpol NaikBupati Garut Serangan Jantung Usai Rapat

[membersonly display=”Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik” linkto=”https://radartasik.id/in” linktext=”Login”]

Makanya ke depan, ungkap dia, persyaratan yang diatur dalam Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah perlu direvisi karena kehadiran calon perseorangan penting sebagai calon alternatif bagi publik.

“Saya berharap justru calon tunggal seperti di Pilkada 2015 di Kabupaten Tasikmalaya tidak kembali berulang. Saya kira masyarakat perlu mendorong figur non partai politik,” dorong dia.

Dia menambahkan, sudah saatnya ada terobosan dan inovasi untuk memperingan syarat dukungan bagi calon independen. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi persyaratan jumlah dukungan dan sebaran dukungan.

“Di samping itu, perlu tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual bisa lebih disederhanakan,” ujarnya, menambahkan.

Sebelumnya, Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya Asep Dzulfikri mengatakan, pada intinya PAN membuka peluang bagi siapa pun yang ingin menjadi kader, termasuk yang ingin mengabdikan dirinya menjadi pemimpin di Kabupaten Tasikmalaya melalui partai politik.

Dia tidak memungkiri setiap partai politik, pastinya akan memprioritaskan kader internalnya untuk diusung di pilkada. Namun, ketika ada figur di luar internal partai yang memiliki potensi besar dan sama-sama berkomitmen maka PAN tidak menutup diri untuk bisa mengusungnya.

0 Komentar