Bersiap, Pelanggar Lalin Ditegur Melalui Pengeras Suara

Bersiap, Pelanggar Lalin Ditegur Melalui Pengeras Suara
0 Komentar

BANJAR, RADSIK – Tak lama lagi, Dinas Perhubungan Kota Banjar akan menegur setiap pengendara yang melanggar lalu lintas di persimpangan jalan yang sudah difasilitasi voice horn (pengeras suara) dan kamera pengawas. Kamera pengawas itu langsung dikendalikan dari ruang kontrol Area Traffic Control System (ATCS) di Kantor Dishub Kota Banjar.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Banjar Fera Mada Pratama mengatakan, ada 60 kamera pengawas dan 30 voice horn yang disebar di semua titik persimpangan dan jalur rawan kecelakaan di Kota Banjar.

“Semua fasilitas peralatan peralatan itu dikendalikan dari ruang kontrol di kantor Dishub,” kata Fera Mada Pratama saat diwawancara di ruang ATCS di lantai dua Kantor Dinas Perhubungan Kota Banjar, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga:Sempat Kabur, Penganiaya Bayi DicidukKhawatir Mengganggu saat Dibawa ke Sekolah

[membersonly display=”Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik” linkto=”https://radartasik.id/in” linktext=”Login”]

Pihaknya sudah melakukan uji coba sosialisasi keamanan lalu lintas melalui fasilitas voice horn. Menurutnya, sangat efektif lantaran pengendara yang berhenti di lampu pengatur lalu lintas (lampu merah) bisa langsung mendengarkan, terlebih bagi pengendara yang tidak melengkapi standar keamanan lalu lintas atau melanggar rambu bisa langsung diberi teguran secara langsung.

“Kami sudah melakukan uji coba, memang belum semua fasilitas voice horn bisa digunakan karena ada beberapa titik yang belum terpasang daya listrik PLN. Kalau untuk kamera pengawas sudah terpasang dan sudah bisa dikontrol langsung untuk memantau arus kendaraan,” katanya.

Fera menambahkan, untuk memaksimalkan penggunaan ATCS, pihaknya sudah menyiapkan sekitar sebelas operator yang akan bekerja selama 24 jam dengan sistem pembagian sift kerja. Selain petugas untuk operator, pihaknya juga menyiapkan petugas untuk keperluan di bagian teknisi.

Pihaknya menargetkan fasilitas tersebut bisa digunakan mulai Februari 2023. “SDM akan dilatih terlebih dahulu untuk mendukung program kerja di ruang ATCS ini, kemudian disiapkan juga petugas teknisinya untuk menangani jika terjadi trouble. Adapun titik persimpangan yang terpasang voice horn beberapa di antaranya di persimpangan di Parung Sari, Jembar, Alun-Alun, Tanjung Sukur, Gardu. Selain persimpangan, juga dipasang di jalur yang dianggap rawan kecelakaan di seperti di Banjar Atas,” katanya. (cep)

0 Komentar