Berebut Kursi Perangkat Desa Citalahab Kabupaten Tasikmalaya, Lima Peserta Ikuti Seleksi Tes Tulis

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Desa Citalahab Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan seleksi calon perangkat desa, Rabu (6/12/2023). Seleksi tersebut digelar di Aula Kantor Desa Citalahab Kecamatan Karangjaya.

Ada enam bakal calon Kepala Seksi Pelayanan Desa Citalahab yang mengikuti seleksi tersebut di antaranya, Sifa Nuraeni, Asep Giyan, Ruhanda Spd, Takdir Noer Madi, Saji, Andri.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Asep Ilyas Haetami mengatakan, dari sebanyak enam peserta tersebut bersaing untuk mengisi jabatan kasi pelayanan yang sekarang ini kosong lantaran pensiun.

“Meskipun hanya satu formasi yang dibutuhkan, tetapi tahap seleksi tetap dilaksanakan sesuai peraturan undang-undang yang berlalu. Terdapat satu peserta yang tidak lolos verifikasi dalam pemberkasan,” ujarnya.

“Awalnya itu lebih dari enam peserta, namun ketika pemberkasan dan kelengkapan persyaratan hanya tersisa sebanyak lima orang peserta yang bisa mengikuti tes untuk mengisi jabatan kasi pelayanan,” ucapnya.

Sebagai panitia pemilihan, dengan di adakannya paper test ini untuk para peserta agar pemilih ini lebih terbuka, transparan dari berbagai pertimbangan. Dalam tes seleksi calon perangkat desa ini, terdapat beberapa materi soal. Di antaranya tes tulis, wawancara, pidato serta uji kompetensi komputer.

Baca Juga: Keren!!! Ade-Iwan Tetap Berkawan, Lupakan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2020 Tak Ada Permusuhan

“Dengan adanya paper test ini, diharapkan nantinya siapa pun yang terpilih menjadi kasi palayanan yang baru, itu bisa menyesuaikan kinerja di desa dan bisa membawa suatu perubahan untuk di wilayahnya terutama untuk Desa Citalahab,” ucapnya.

Kepala Desa Citalahab Mahpudin mengatakan, memang salah satu tuntutan untuk mengisi kekosongan jabatan kasi pelayanan ini dilaksanakan secara transparan. “Kami melibatkan unsur kecamatan dan pemdes,” kata dia.

Sebelumnya, kata Mahpudin, jumlah yang daftar ada enam orang. Hanya saja dalam pemberkasam salah satunya tidak lengkap dalam memenuhi persyaratan. “Yang lengkap persyaratannya hanya lima orang dan itu menurut panitia sesuai peraturan bupati maka 5 orang yang ikut seleksi perangkat desa,” ucapnya.

“Bagi yang terpilih, diharapkan lebih tertib dalam pelayanan masyarakat. Kekosongan tersebut diupayakan diiisi dan tentunya sebagai pelayan masyarakat insyaallah dalam melayani masyarakat masing-masing tupoksi akan berjalan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *