BANJAR, RADSIK – Persoalan penghapusan tunjangan daerah (tunda) atau TPP ASN guru bersertifikasi sampai saat ini terus berlangsung. Puncaknya Jumat pekan lalu, para guru ANS bersertifikasi tersebut turun ke jalan melakukan unjuk rasa dengan menuntut tunda atau TPP dianggarkan kembali oleh Pemkot Banjar.

Aksi turun ke jalan didasarkan kekecewaan guru ANS bersertifikasi saat audiensi dengan wali Kota Banjar. Dalam audiensi, wali Kota Banjar tidak akan memberikan TPP kembali. Namun ada titik terang karena wali kota juga berjanji akan memberikan tunda atau TPP kembali tahun 2023 dengan terlebih dahulu melalukan kajian yang matang dan hati-hati.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: