Desain Batik Haji 2024 Bakal Beda, Kemenag RI Buka Sayembara Desain Berhadiah Rp 78 Juta

JAKARTA, RADARTASIK.ID – Kementerian Agama Republik Indonesia membuka semua desainer atau perancang busana di pelosok tanah air untuk mengikuti sayembara desain batik untuk seragam jemaah haji.

Sayembara ini digelar Direktorat Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI sejak 25 Agustus sampai 5 September 2023.

“Sayembara dimaksudkan mengajak keterlibatan publik dalam membuat desain batik jemaah haji Indonesia,” ujar Dirjen PHU Hilman Latief pada Jumat (25/8/2023), di Jakarta.

Hilman mengatakan sayembara desain ini dibuka untuk menyegarkan desain batik jemaah haji Indonesia yang sejak tahun 2011 masih menggunakan desain sama.

Baca juga: 55 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi, 1 Jemaah Diantar Pulang ke Bandung

“Kami memandang perlu dilakukan penyegaran dengan motif baru yang lebih inovatif, serta mencerminkan kultur, budaya, dan Identitas Indonesia,” paparnya.

Pendaftaran sayembara desain batik jemaah haji Indonesia dibuka melalui aplikasi Pusaka Kemenag yang bisa di unduh melalui toko aplikasi google playstore maupun Appstore.

Bisa juga mengakses situs https://pusaka.kemenag.go.id sampai tanggal 5 September pukul 16.00.

Dalam sayembara ini panitia melibatkan lima dewan juri yang terdiri dari Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) Komarudin Kudiya, para desainer yang terdiri dari Irna Mutiara, Monika Jufry dan Yufi Safitri Sobari yang juga merupakan desainer sekaligus akademisi.

Baca juga: 3 Jemaah Haji Kabupaten Garut Tak Pulang ke Tanah Air, 6 Kloter Masih Berasa di Arab Saudi

Para dewan juri ini diketuai oleh Eny Retno Purwaningtyas yang merupakan penasihan Dharma Wanita Kementerian Agama RI.

Nantinya pemenang sayembara akam diumumkan pada Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober 2023.

“Desain batik yang baru ini diharapkan bisa digunakan pada musim haji 1445 H/2024,” harap Hilman.

Ketentuan Pendaftaran Sayembara Desain

Menurut Saiful Mujab, direktur layanan haji dalam negeri, nantinya semua pendaftar wajib mengunggah seluruh katalog desain mereka ketika mendaftar. Format file yang digunakan adalah PDF dan JPG.

Baca juga: Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Ciamis Meninggal Dunia di Arab Saudi

Setelah itu panitia akan menyeleksi dokumen pendaftaran para peserta sayembara, jika memenuhi syarat barulah mereka bisa mengikuti penjurian desain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *