TAROGONG KIDUL, RATGAR – Setelah masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan longsor selesai selama dua pekan, kini Pemkab Garut kembali menetapkan masa transisi darurat. Enam bulan. Dalam masa transisi darurat bencana, Pemkab Garut melakukan pembenahan lokasi bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah.

“Dalam masa transisi bencana ini, kita melakukan perbaikan fasilitas umum dan pembangunan rumah korban bencana,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan, Sabtu (30/7/2022).

Helmi menerangkan, total rumah korban bencana banjir dan longsor yang akan dibangun sebanyak 212 unit. Dari jumlah tersebut 140 unit akan dibangun di wilayah relokasi dan 72 unit akan dibangun di tempat semula.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: